Italia bisa melarang penggunaan jaringan sosial saat piala dunia

Italia bisa melarang penggunaan jaringan sosial saat piala dunia

Italia berencana larangan penggunaan jaringan sosial di Piala Dunia musim panas mendatang dalam upaya untuk menghindari menarik perhatian yang tidak perlu dan tidak diinginkan.
Mario Balotelli membuat berita utama lagi minggu ini untuk tweet provokatif, dan pelatih Cesare Prandelli berharap timnya akan menjadi pusat perhatian untuk semua alasan yang tepat di Brazil, terutama striker AC Milan.
” Dia memiliki cara dalam melakukan sesuatu dan kadang-kadang dia menyadari dia punya hal yang salah dan ia mengambil langkah mundur, meskipun ia tidak pernah benar-benar menciptakan kita masalah besar, ” kata Prandelli televisi Rai. ” Aku tahu dia selalu di bawah tekanan dan bahwa dia anak yang membutuhkan untuk hidup seperti 23 tahun, namun di sisi lain, dia kepribadian di seluruh dunia dan dia harus menerima tekanan ini. ”
Dengan semua mata pada dirinya, dan media menunggu provokasi berikutnya, Prandelli mengakui bahwa daripada mencoba untuk mengubah Balotelli, akan lebih mudah untuk menghilangkan dia dari salah satu cara ia cenderung untuk mendapatkan dirinya ke dalam kesulitan. ” Kami sedang mempelajari baru, aturan internal yang lebih ketat, ” kata Prandelli. ” Mario tidak akan pernah berubah, kita harus mendapatkan itu ke kepala kita.
” Kami sedang mempertimbangkan menghapuskan penggunaan jaringan sosial pada bagian dari para pemain. Kita harus melihat apakah kita terapkan sekarang, tapi pasti pembatasan akan berada di tempat ketika kita bersama-sama untuk Piala Dunia. ”
Rencana Prandelli telah menerima persetujuan dari FA Italia wakil presiden Demetrio Albertini.
” Kita akan menemukan aturan yang kita akan berbagi dengan para pemain yang memiliki keseimbangan antara kebebasan berekspresi, kehidupan pribadi dan kegiatan profesional, yang semuanya membutuhkan bentuk komunikasi yang benar, ” kata Albertini La Repubblica.

Berita Transfer Beberapa Penyerang Senior Di Liga Domestik

Berita Transfer Beberapa Penyerang Senior Di Liga Domestik

Bursa transfer musim panas yang dibuka pada bulan Juni merupakan kesempatan bagi para pemain untuk menemukan klub baru dan juga merupakan kesempatan bagi klub untuk mendapatkan pemain yang dibutuhkan guna menjalani musim mendatang. Memperkuat skuad dan mendapatkan keuntungan dari jual beli pemain menjadi motivasi kebanyakan klub selama bursa transfer musim panas dibuka. Sedangkan kebanyakan para pemain menjadikan kesempatan bermain yang lebih banyak dan gaji sebagai alasan pindah ke klub baru. Beberapa pemain senior atau veteran tengah mencari klub baru untuk musim mendatang; kesempatan bermain yang cukup dan gaji yang memadai menjadi tujuan kebanyakan pemain senior. Berikut ini berita mengenai beberapa penyerang senior yang dikabarkan tengah mencari klub baru di musim mendatang.
Penyerang veteran Hellas Verona yang saat ini berusia 38 tahun dikabarkan tengah dijadikan target pembelian oleh klub Australia Adelaide United. Michael Petrillo yang merupakan chief executive klub tersebut mengatakan bahwa mendapatkan penyerang sekaliber Luca Toni merupakan rencana besar dan akan menjadi sebuah prestasi jika berhasil diwujudkan. Luca Toni merupakan salah satu penyerang terbaik di dunia; ia telah menjalani karir yang bagus di beberapa liga elit Eropa. Meskipun telah berusia 38 tahun; penampilan Luca Toni kembali meningkat di musim ini bersama Hellas Verona. Toni bermain di 37 pertandingan liga Serie A dan mencetak 21 gol bagi Hellas Verona.
Sedangkan penyerang veteran sekaligus kapten Udinese Antonio Di Natale dikabarkan tengah dijaidkan target pembelian oleh beberapa klub dari Amerika Serikat dan juga Arab Saudi. Di Natale sempat dikabarkan akan meninggaklan Udinese di awal musim lalu; namun keputusan tersebut dibatalkan dengan adanya perpanjangan kontrak 1 musim yang diberikan oleh Udinese. Antonio Di Natale yang berusia 37 tahun masih mampu bermain efektif di liga Serie A musim ini; ia mampu menjalani 33 pertandingan Serie A dan membuat 7 assist serta mencetak 14 gol di sepanjang musim ini. New York Cosmos menjadi klub Major League Soccer yang secara terbuka mengajukan penawaran bagi Di Natale untuk bermain di Amerika Serikat musim depan.
Mario Gomez yang tahun ini berusia 29 tahun dikabarkan tengah mempertimbangkan pindah ke Major League Soccer; dua klub dari kota New York yaitu New York Red Bulls dan New York City FC dikabarkan tertarik untuk mendatangkan mantan penyerang internasional Jerman tersebut. Cedera menjadi masalah Mario Gomez pada 2 musim terakhir di Fiorentina; bermain di liga dengan tingkat kompetisi yang lebih rendah sepertinya patut dijadikan pertimbangan karena musim ini ia hanya mencetak 4 gol dari 20 pertandingan Serie A yang dijalani. Fakta tersebut menunjukkan bahwa ia bukan lagi merupakan salah satu penyerang elit di liga Eropa saat ini.
Penyerang Pantai Gading Didier Drogba juga dikabarkan tengah mempertimbangkan pindah dari Liga Primer Inggris di musim mendatang. Thierni Seydi yang merupakan penasehat penyerang Chelsea tersebut mengatakan bahwa kliennya tengah mempertimbangkan menggunakan hak dari aturan Bosman untuk mendapatkan kesepakatan pindah klub tanpa biaya transfer yang dapat memberatkan klub yang berminat kepadanya. Drogba sempat dikabarkan diminati Merseille yang juga merupakan mantan klub yang pernah dibelanya; namun Thierno Seydi belakangan mengatakan bahwa klub Perancis tersebut tidak akan menjadi tujuan kepindahan Didier Drogba. Penyerang berusia 37 tahun tersebut mencetak 4 gol bagi Chelsea di Liga Primer Inggris musim lalu.