Motor Listrik Selis Digandrungi Masyarakat Papua, Ini Spesifikasi dan Harganya

Mengalahkan jenis motor yang pernah ada, saat ini motor listrik Selis laris manis di Papua. Dari seluruh data di Indonesia, peminat motor non-BBM ini didominasi oleh masyarakat Papua, terutama warga Agats yang merupakan penduduk asli Asmat.

Mengambil referensi dari situs https://www.harapanrakyat.com/, ada banyak alasan mengapa jenis motor ini lebih banyak diminati penduduk Papua. Salah satunya sudah pasti karena sering terlambatnya pasokan BBM ke pulau paling timur di Indonesia tersebut. Dengan sendirinya motor listrik atau disebut Motor Selis ini dinilai mampu memenuhi kebutuhan masyarakat secara lebih baik.

Selis adalah pabrikan lokal dimana sebelum motor Selis diluncurkan sebenarnya sudah terlebih dulu memperkenalkan sepeda listrik yang juga mendapat sambutan antusias dari masyarakat. Dengan diluncurkankannya produk motor listrik, kedepannya diharapkan Selis terus berkembang sekaligus berkontribusi terhadap kemajuan dunia otomotif tanah air.

Sekilas Tentang Motor Listrik Selis

Pemilik merek dagang motor listrik Selis yaitu PT Juara Bike menargetkan bahwa dalam beberapa waktu ke depan pemesanan sepeda listrik maupun sepeda motor Selis meningkat hingga dua digit.

Harapan terpenuhinya target tersebut mengacu pada terbitnya Beleid tentang kendaraan bertenaga listrik seperti yang tertuang dalam Perpres No. 55/2019 mengenai Percepatan Program Kendaraan Berbasis Baterai untuk Transportasi Jalan.

Pasca keluarnya Perpres tersebut pemilik PT Juara Bike berharap industri otomotif khususnya motor listrik bisa berkembang dan bergerak ke arah yang lebih baik sehingga semakin dicintai di negeri sendiri.

Kendati demikian PT Juara Bike menyadari bahwa sejauh ini penjualan Motor Selis sifatnya masih off the road. Meski begitu saat ini masih terus diupayakan untuk melakukan on the road, tentunya dengan modal Surat Tanda Nomor Kendaraan (STNK).

Harus diakui bahwa saat ini penggunaan motor listrik hanya sebatas area kompleks, tidak dioperasikan di jalanan umum. Di daerah Papua memang lebih mudah menemukan jalan dari papan, jadi bukan jalanan umum.

Seperti sepeda listrik yang terbilang sukses dipasaran, Selis motor listrik juga diproduksi secara massal. Mulai dari pengecatan, pengelasan pipa dan pelat, hingga proses perakitan.

Masih menurut PT Juara Bike, setiap bulan pihaknya mampu memasok sepeda listrik serta motor listrik lebih dari 10.000 unit secara kuantitas. Sedikit berbeda dengan kapasitas produksi, konon pihaknya mampu memproduksi hingga mencapai 30.000 unit, baik sepeda listrik maupun motor listrik Selis.

Sejatinya Selis bukan merupakan produk motor listrik baru. Namun permintaan pasar cenderung meningkat selama 3 tahun terakhir sehingga penjualannya meningkat cukup signifikan.

Dibekali Spesifikasi Mumpuni

Mengingat cukup tingginya animo masyarakat terhadap motor listrik Selis, wajar jika banyak yang penasaran terkait spesifikasi yang diusung oleh motor dengan pengoperasian menggunakan daya baterai ini.

Motor Selis dibekali spesifikasi cukup mumpuni. Misalnya di sektor mesin, kendaraan ini menggunakan motor berkapasitas 1.500 W yang dipacu melalui baterai berkekuatan 50 ampere dengan daya input 220 V.

Jika baterai terisi penuh maka motor ini bisa dioperasikan dengan jarak tempuh 50 hingga 60 kilometer. Untuk proses charging atau pengisian baterai dibutuhkan waktu lumayan lama yaitu 6-8 jam.

Dari segi performa, motor listrik Selis bisa dipacu dengan kecepatan maksimal hingga 40 kilometer per-jam. Cukup bisa memanjakan penggunanya meskipun secara performa masih tergolong lambat dibanding jenis motor dengan BBM.

Beralih ke desain bodi, motor Selis percaya diri dengan panjang 2.250 mm, lebar 1.150 mm dan ketinggian 1.500 mm. sepintas desainnya nampak elegan dengan kombinasi ban belakang 135/70 ring serta 130/60 ring untuk ban depannya.

Berapa Harga Motor Selis?

Motor listrik selis dipasarkan dengan harga bervariasi. Namun menurut direktur PT Juara Bike, untuk motor versi yang paling murah adalah Rp 12 juta per-unit.

Adapun motor Selis versi murah tersebut merupakan tipe yang paling banyak ditemukan di Papua. Sementara itu untuk tipe paling mahal dibanderol harga hingga Rp 15 juta per-unit. Berdasarkan harga tersebut, terhitung sejak tahun 2017 motor listrik laku rata-rata 50 unit setiap bulan.

Untuk ketersediaan warna, motor ini diproduksi hanya 1 warna yaitu kombinasi putih dan hitam. Perpaduan warna yang membuat tampilan motor listrik ini terlihat stylish dan elegan.

Nah, bukan hanya warga Papua saja namun bagi siapapun yang ingin lebih menghemat bahan bakar bisa membeli motor listrik Selis. Produk motor ramah ramah lingkungan karya anak bangsa yang layak kita apresiasi.