Macam Aplikasi Berpotensi Berbahaya yang Harus Diketahui Semua Orangtua

Macam Aplikasi Berpotensi Berbahaya yang Harus Diketahui Semua Orangtua! Saat ini, semakin mudah bagi anak-anak dan remaja untuk tersandung masalah online. Remaja yang lebih tua, bahkan, mungkin dengan sengaja mencari konten seksual atau terlibat dalam perilaku tidak pantas lainnya secara online. Contohnya seperti mengobrol dengan orang dewasa yang tidak dikenal. Bagi orang tua, pemikiran tentang anak-anak melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan, baik sengaja atau tidak sengaja, itu mengerikan.

Untungnya, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk membantu mencegah tragedi online. Orang tua perlu tahu apa yang dilakukan anak-anak mereka dan menyadari aplikasi mana yang harus diperhatikan, misalnya aplikasi khusus dewasa. Menjauhkan anak-anak dari aplikasi ini adalah bagian penting untuk menjaga mereka tetap aman. Selain itu, mari kita bahas beberapa aplikasi populer dan berpotensi berbahaya yang mungkin diakses anak-anak dan remaja tanpa sepengetahuan Anda.

Aplikasi Berpotensi Berbahaya yang Harus Diperhatikan Semua Orang Tua

TikTok – Aplikasi Untuk Membuat dan Berbagi Video Pendek

TikTok adalah salah satu aplikasi berpotensi berbahaya yang harus diawasi orang tua. Aplikasi ini dapat mendorong pengguna untuk mengekspresikan diri secara kreatif melalui video. Tiga belas tahun adalah usia minimum, tetapi tidak ada cara nyata untuk memvalidasi usia, sehingga siapa pun dapat mengunduh aplikasi. Beberapa orang tua mengungkapkan keprihatinan bahwa ada banyak bahasa tidak senonoh dalam video sehingga tidak sesuai untuk anak kecil. Terakhir, secara default, semua akun disetel ke publik sehingga orang asing dapat menjangkau anak Anda.

Bigo Live – Aplikasi Berpotensi Berbahaya Berjenis Streaming Langsung

Ini adalah aplikasi yang dikhususkan bagi remaja 17 ke atas. Pengguna dapat membuat vlog tentang kehidupan mereka, streaming langsung permainan video, dan mengadakan acara. Meskipun begitu, tidak ada verifikasi usia, dan pengguna harus memberikan info pribadi seperti usia dan lokasi mereka. Ini adalah tempat di mana intimidasi, seksualitas, kekerasan, dan sumpah serapah biasa terjadi. Jadi awasi anak Anda pada penggunaan aplikasi ini.

YouTube – Tempat Menampung dan Berbagi Video Anda

YouTube adalah sumber daya yang bagus untuk berbagai macam video hiburan dan pendidikan. Namun, banyak juga konten tidak pantas yang telah di-upload sebagai konten semua usia dan konten anak-anak. Selain itu, komentar pada video juga bisa sangat tidak pantas dan menyakitkan. YouTube bisa menjadi aplikasi berpotensi berbahaya dan memiliki masalah pedofil yang menjadi perhatian utama. Jadi jika anak Anda pengkonsumsi video YouTube, maka jangan lupa untuk mengontrol pengaturan privasi-nya.

Program Jailbreak dan Aplikasi Penyembunyi Ikon

Ini bukanlah aplikasi media sosial, namun Anda tetap harus mengetahuinya. Terutama jika Anda memiliki remaja yang paham teknologi, atau harus mengambil hak istimewa ponsel anak karena penyalahgunaan. Melakukan “jailbreaking” pada iPhone atau “rooting” Android pada dasarnya adalah meretas perangkat sendiri, untuk mencabut batasan pada aplikasi yang diizinkan. Artinya, pengguna kemudian dapat mengunduh aplikasi pihak ketiga yang tidak dijual di App Store atau Google Play store.

Ada banyak petunjuk cara melakukan jailbreak yang tersedia di Internet, dan inilah yang membuatnya menjadi aplikasi berpotensi berbahaya. Cydia adalah aplikasi populer yang sering digunakan untuk jailbreak, dan ini merupakan pintu gerbang aplikasi lain yang disebut Poof dan SBSettings. Atau yang dikenal sebagai aplikasi penyembunyi ikon. Aplikasi ini dimaksudkan untuk membantu pengguna membersihkan kekacauan di layar mereka. Tetapi beberapa anak muda menggunakannya untuk menyembunyikan aplikasi meragukan dari orang tua, seperti game khusus orang dewasa.

Jadi, penting bagi Anda untuk memberi tahu anak akan bahaya internet. Duduklah bersama mereka dan cari tahu aplikasi berpotensi berbahaya mana yang dia gunakan dan cara kerjanya. Tanyakan pula, apakah dia pernah mengalami masalah apa pun, seperti penindasan maya atau kontak dari orang asing. Sementara itu, cobalah cari tahu aplikasi dan produk yang bisa membantu Anda memantau anak-anak secara online. Namun jangan terkesan terlalu menghakimi mereka.