Kebutuhan Sistem Informasi Akademik di Era Digital

Sebagai anak kuliah jaman now pasti paham betul dengan sistem informasi akademik. Sistem yang dibuat untuk mengelola data-data akademik, bersifat administratif sehingga bisa memudahkan akses informasi. Di era gadget seperti sekarang ini semua dituntut serba cepat termasuk dalam hal informasi. Bukan jamannya lagi datang ke kampus hanya untuk melihat hasil atau jadwal ujian.

Kecanggihan teknologi dan kecepatan internet harus diaplikasikan juga dalam dunia pendidikan. Sebagai bentuk keterbukaan terhadap kemajuan jaman. Juga untuk memberikan kemudahan civitas akademika dalam mengatur sendiri proses belajar mengajarnya secara efektif dan efisien waktu. Memberikan kemudahan administratif juga kepada seluruh staf yang terlibat langsung dalam perkuliahan termasuk untuk keperluan audit.

Kelebihan Sistem Informasi Akademik daripada Sistem Manual

Mempersingkat waktu, jika sebelumnya hal-hal administratif seperti informasi jadwal kuliah, jadwal heregistrasi, sampai pengisian KRS dilakukan manual dengan datang ke kampus dan harus mengantri. Saat ini sudah bisa dilakukan secara online dengan akurasi informasi yang akurat dan realtime. Sangat menguntungkan bagi mahasiswa yang berasal dari luar kota.

Memaksimalkan fungsi gadget akan banyak memberikan manfaat bagi penggunanya. Jarak dan waktu sudah bukan menjadi batasan lagi untuk mengakses informasi pendidikan. Mahasiswa tidak perlu lagi mengantri di bagian administrasi untuk mendapatkan data-data kependidikannya. Jika ada perubahan informasi langsung bisa diketahui secara cepat dan akurat.

Meminimalisir kesalahan data misalnya karena terdapat duplikasi seperti yang umum terjadi pada proses manual. Seluruh informasi dikelola langsung oleh pusat data, jadi sangat kecil terjadinya kesalahan. Mahasiswa, dosen, staf keuangan sampai pimpinan manajemen kampus bisa memantau jalannya seluruh proses perkuliahan dengan lebih transparan.

Manfaat Sistem Informasi Akademik

Siapa saja yang merasakan manfaatnya? Semua civitas akademika dan calon tentunya. Calon mahasiswa, yaitu anak sekolah yang telah selesai pendidikan menengah atas bisa dengan mudahnya memperoleh informasi penerimaan mahasiswa baru. Kampus-kampus yang sudah terintegrasi dengan internet biasanya menjadi prioritas para calon mahasiswa. Karena bisa dengan lengkap diketahui profil dan rekam jejak kampus yang dituju.

Jadwal pendaftaran, dan proses pendaftaran bisa dengan mudah diketahui dan diselesaikan melalui gadget. Memberi keleluasaan calon mahasiswa dalam memilih jurusan di kampus yang dimaksud berdasar informasi yang diterima secara online tersebut. Tidak perlu lagi bolak-balik ke kampus tujuan, bisa dilakukan dimana saja dan kapan saja.

Untuk mahasiswa lama, memudahkan proses heregistrasi, pembayaran dan pengisian KRS. Cukup dilakukan di rumah menggunakan laptop. Sangat efisien waktu, memotong antrian yang bisa seharian demi mengurus registrasi dan KRS. Mengetahui hasil ujian mata kuliah tidak perlu lagi datang ke kampus dan mengantri di depan papan pengumuman, bisa diakses secara reaaltime melalui smartphone.

Meringankan pekerjaan petugas administrasi. Berhadapan dengan ratusan mungkin ribuan mahasiswa yang ingin memperoleh data kependidikan tentu sangat melelahkan. Belum lagi jika terdapat human error, staf administrasi harus memberi penjelasan kepada mahasiswa atau siapa saja yang membutuhkan data. Pengelolaan data keuangan juga lebih efektif, untuk kelancaran proses belajar mengajar.

Di era digital ini, masyarakat sudah sangat akrab dengan gadget dan koneksi internet. Semua maunya serba cepat dan praktis. Termasuk untuk urusan pendidikan baik perguruan tinggi negeri maupun perguruan tinggi swasta. Mulai dari masuk sampai dengan kelulusan. Jadi sangat penting bagi kampus universitas menggunakan sistem informasi akdemik demi kemudahan dan kelancaran proses belajar mengajar.