Cara Mengatasi Bruntusan pada Bayi di Area Kepala

Cara mengatasi bruntusan pada bayi banyak dicari. Kulit bayi umumnya memiliki tekstur yang lembut dan mulus. Tapi tidak memungkiri adanya bruntusan pada bayi. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor. Biasanya sering terjadi bruntusan pada wajah ataupun kepala bayi.

Bruntusan pada kulit bayi biasanya disebabkan karena hormon pada si kecil masih belum seimbang. Atau bisa juga karena pengaruh hormon dari ibunya. Bruntusan pada kulit bayi sebenarnya bisa hilang dengan sendirinya.

Penyebab Bruntusan di Kepala Bayi

Bruntusan pada si kecil biasanya umum terjadi karena adanya perubahan hormon yang dulunya bergantung pada ibu saat di rahim, kini harus produksi hormon sendiri. Tak dapat dipungkiri jika bayi yang sudah mulai usia 2 bulan terdapat bruntus merah-merah di area kepala dan wajah.

Bruntusan pada kulit kepala bayi merupakan hal yang tak jarang kita jumpai. Bahkan banyak orang tua yang merasa resah dan khawatir akan hal tersebut. Sebelum mengulas cara menghilangkan bruntusan pada bayi, ketahui dulu penyebabnya.

Alergi

Alergi memiliki gejala gatal. Biasanya si kecil akan rewel dan tangannya selalu bergerak-gerak menuju area kepala. Mungkin saja bayi merasakan gatal dan ingin menggaruknya. Maka bruntusan yang ada pada kepala bayi disebabkan karena adanya alergi.

Biang Keringat

Biang keringat sering menyerang bayi. Ditandai dengan adanya bintik merah yang menimbulkan rasa gatal. Namun, ada juga biang keringat yang tidak menimbulkan rasa gatal. Biasanya bruntusan akan muncul ketika bayi belum keramas atau terlalu sering menggunakan tudung kepala.

Dermatitis Atopik

Bisa juga alergi yang terjadi pada bayi disebabkan oleh makanan yang dikonsumsi ibu. Kondisi ini terjadi jika bayi masih minum ASI.

Ada juga faktor luar yang bisa menyebabkan bruntusan pada bayi. Faktor yang seperti apa? Ketahui penjelasannya karena bisa memudahkan penerapan cara mengatasi bruntusan pada bayi:

Iklim Tropis

Iklim tropis menyebabkan udara terasa panas. Sehingga mengakibatkan kulit bayi mengeluarkan keringat yang berlebih dan lembab

Kepanasan

Bayi yang terlalu lama terkena sinar matahari bisa menjadi penyebab bruntusan di area kepala.

Kelenjar Keringat Belum Berkembang

Kelenjar keringat bayi yang belum berkembang menyebabkan bayi tidak bisa mengontrol produksi keringat. Ini juga menyebabkan keringat bayi yang berlebih.

Cara Mengatasi Bruntusan pada Bayi

Orang tua tentu tidak tega jika melihat bayi yang rewel akibat adanya bruntusan di kepala. Untuk itu, ibu harus rajin membersihkan kepala bayi dengan shampo dan air hangat. Bilas kepala bayi hingga bersih dan pastikan benar-benar kering.

Ada beberapa cara mengatasi bruntusan pada bayi, khususnya area kepala.

  1. Jangan Menggunakan Produk Lotion

Hindari pemakaian produk lotion pada kulit kepala bayi. Justru ini akan memperparah kulit bayi yang sedang mengalami bruntusan. Ganti produk shampo yang bisa memicu terjadinya bruntusan.

  1. Jangan Menggosok Area Bruntusan

Menggosok kulit bayi dengan menggunakan handuk saat selesai mandi bisa mengakibatkan bruntusan menjadi luka. Halusnya kain handuk belum tentu mampu diterima oleh kulit bayi. Gunakan kain yang benar-benar lembut untuk mengusap pelan kepala bayi. Aplikasikan secara perlahan dengan gerakan yang memutar agar tidak menyebar.

  1. Jaga Kebersihan Kepala Bayi

Rajin mengeramasi kepala bayi dengan shampo yang cocok. Gunakan air hangat setiap membasahi kepala bayi. Air yang hangat akan menenangkan dan membunuh kuman yang ada di kepala. Hindari pemakaian tudung kepala yang terlalu lama. Hal ini bisa membuat kepala bayi mengeluarkan keringat yang berlebih dan memicu terjadinya bruntusan.

  1. Hindari Produk Berbahan Keras

Hindari penggunaan produk yang mengandung retinoid yang berkaitan dengan vitamin A atau eritromisin. Jangan gunakan sabun yang beraroma dan mengandung busa berlebih. Gunakan produk yang memang disarankan saja.

Bruntusan pada bayi memang bukan penyakit yang perlu penanganan serius. Intinya cukup jaga kebersihan dalam cara mengatasi bruntusan pada bayi.